Zuhri Bintang: “Tenaga Pendidik Harus Jaga Integritas dan Tingkatkan Kemampuan”

0

Kacabdis Medan Selatan Dinas Pendidikan Sumut Zuhri Bintang menegaskan bahwa tenaga pendidik dan non pendidik harus menjaga integritas, norma-norma dan meningkatkan kemampuan.

Hal itu dikatakannya saat memberi pengarahan dalam acara Gerak Maju Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Propinsi Sumatera Utara Bermartabat di SMA Negeri 6 Medan, Jumat pekan lalu.

Menurutnya, tenaga pendidikan dan non pendidikan harus menjaga integritas dan norma norma yang ada, menjaga moral dengan tidak melakukan perbuatan tercela, berpenampilan dan bertutur kata dengan baik, memegang teguh prinsip-prinsip untuk tidak melakukan korupsi dan pelanggaran hukum serta penyimpangan lainnya.

Dikatakan Zuhri, guru itu harus menjadi panutan di tengah masyarakat dan juga harus menjaga institusi dan pribadinya. “Jika melakukan tindakan tercela, maka bukan hanya dirinya yang tercemar, tetapi juga institusi pendidikan seperti yang terjadi belum lama ini seorang guru bermesum ria dengan seorang pejabat di salah satu kabupaten di Sumut,” katanya.

Untuk mewujudkan kemajuan pendidikan yang berkarakter, cerdas, mandiri, berdaya saing dan kompetitif, jajaran SMA Negeri 6 Medan dalam menjalankan tugas kedinasan agar melaksanakan sikap jujur, benar, tulus, ikhlas, cerdas, responsif, berintegritas, tanggap dan antisipatif.

“Jajaran SMA Negeri 6 Medan harus bisa memegang teguh dan melakonkan perilaku yang berani, sopan, santun , berkolaborasi, mempelajari secara hati hati, teliti, cermat dan akurat setiap dokumen kedinasan, melaporkan proses, kemajuan dan penyelesaian tugas kedinasan, melakukan tugas sesuai tupoksi , serta berani mengoreksi atau menolak setiap pelaksanaan tugas yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan,” ujar Zuhri.

Kata Zuhri, guru dalam mendidik atau mengajar harus bisa berkreasi sehingga siswa menjadi tertarik dan tidak bosan dan juga meningkatkan kualitasnya dengan cara belajar terus, menambah wawasan dan mengikuti penguatan atau pelatihan untuk meningkatkan kemampuannya demi kemajuan pendidikan di SMA Negeri 6, terutama untuk meningkatkan kecerdasan dan kompetensi siswa.

“Kalau ada pelatihan atau penguatan guru agar selalu diikuti apalagi guru yang masih muda. Kita sudah mulai kehabisan stok calon kepala sekolah. Kalau ada penguatan Cakep (Calon Kepala Sekolah) tolong diikuti, karena untuk menjadi Kepala Sekolah harus memiliki NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah) dimana untuk mendapatkannya harus melalui pelatihan dan bila tidak memiliki NUKS maka Kepala Sekolah tidak dapat mengajukan dana BOS sehingga menjadi masalah bagi sekolah tersebut,” sebut Zuhri.

Lanjut Zuhri, ketika PPDB  (Penerimaan Peserta Didik Baru) agar jangan melakukan rekayasa, seperti jalur prestasi non akademik dimana ada pihak guru diduga bermain dalam hal adanya rekomendasi terhadap calon peserta didik yang memiliki piagam atlit, ternyata setelah ditelusuri tidak benar atlit yang berprestasi.

Terkait Komite sekolah, Zuhri menekankan agar komite dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memajukan atau membesarkan SMA Negeri 6 Medan. “Jalinlah komunikasi yang baik dengan para alumni dimana alumni SMA 6 banyak yang sudah sukses dan kalau komunikasi yang baik telah terjalin dengan para alumni tentunya mereka tidak sungkan untuk membantu kemajuan pendidikan di SMA 6 ini,” tuturnya.

“Kalau anggaran tidak cukup untuk mengelola pendidikan di SMA 6 Medan ini, untuk mendapatkan dana pihak sekolah dapat menerapkan SPP tetapi melalui musyawarah Dewan Guru, Perwakilan Murid dan Komite Sekolah dan sebelumnya harus mengajukan RABS (Rencana Anggaran Biaya Sekolah) dan tidak boleh tumpang tindih dengan alokasi dana BOS,” imbau Zuhri menutup pengarahannya.

Usai acara, dilakukan penandatangan pernyataan komitment oleh jajaran SMA Negeri 6 Medan diawali oleh Kepala Sekolah Dra Hj Erlinda dan Sekretaris Komite Sekolah Drs H Umar Khatib,M Pd disaksikan oleh Zuhri Bintang.

Kepala SMA Negeri 6, Dra Hj Erlinda yang ditanya usai penandatanganan komitment berharap agar tenaga pendidik dan non pendidik terbuka hati nuraninya untuk komit dan tetap semangat dan selalu belajar untuk memulai hal yang baru sesuai dengan perkembangan jaman. Kemudian bekerja sesuai harapan Kadis Pendidikan Sumut untuk kemajuan pendidikan di sekolah ini.

Suasana akrab sesama jajaran dengan Zuhri  terlihat saat acara dan guru guru tidak sungkan untuk mengajukan pertanyaan kepada Zuhri Bintang. Usai penandatanganan Zuhri Bintang  mengatakan program Gerak Maju pendidikan ini adalah gagasan dari Kadis Pendidikan Sumut Lasro Marbun untuk diterapkan di seluruh sekolah di tingkat pendidikan menengah dan pendidikan khusus di Sumut. Tujuannya supaya satu gerak, satu bahasa, satu rencana dan bisa berkolaborasi dengan semua stakeholder, bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing dalam memajukan pendidikan di Sumut. (Nikson Sinaga)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.