Dijadikan Anak Asuh, Satu Hati Tanggung Biaya Sekolah Putra-Putri Penarik Becak

0

Kepedulian Ketua Umum Komunitas Satu Hati Sartjipto King terhadap dunia pendidikan tak perlu diragukan lagi. Baginya generasi muda harus melek pendidikan. Sehingga segala rintangan yang dihadapi dalam menyikapi pendidikan terhadap generasi muda harus secepatnya dicarikan solusinya.

Sikap itu tercermin saat menyelesaikan urusan administrasi dua anak asuhnya Andini dan Reza yang memasuki tahun ajaran baru. Andini meneruskan pendidikan ke MTs Aisyiah Sumut, sedangkan Reza mendaftar ke Madrasah Ibtidaiyah Aisyiyah Sumut di Jalan Masjid No. 806, Desa Bandar Khalifah, Deliserdang, Sumut, Senin (6/7/2020).

Putra-putri dari Aris itu, memiliki semangat yang teramat kuat untuk meneruskan pendidikannya. Sementara sang ayah yang bermatapencaharian sebagai tukang beca, tidak sanggup untuk membiaya pendidikan lanjutan anak-anaknya. Terlebih setelah pandemi corona, membuat penghasilan Aris, sang ayah semakin tak menentu.

“Kami tidak akan membiarkan generasi muda putus sekolah, hanya gara-gara kesulitan perekonomian. Sebagai generasi muda harapan bangsa, mereka bukan hanya tanggungjawab orangtuanya saja, tapi tanggungjawab kita semua agar bisa mengenyam pendidikan hingga ke tingkat tertinggi. Keduanya merupakan anak asuh pertama dari Komunitas Satu Hati. Komunitas ini akan menanggung biaya pendidikan Andini dan Reza hingga selesai sekolah,” ujarnya.

Aking berharap, Andini dan Reza tidak patah semangat dengan kondisi orangtuanya. “Rajinlah belajar sehingga bisa meraih cita-cita menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa serta berbakti kepada kedua orangtua,” harap Aking. 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.