Jokowi Minta Perguruan Tinggi Kerja Sama dengan Dunia Usaha

0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada perguruan tinggi untuk segera menjalin kerja sama dengan dunia usaha. Bukan hanya sementara waktu seperti magang, tapi yang sifatnya berkelanjutan.

Hal itu dilakukan untuk memperoleh pengalaman dan membentuk karakter mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Sebab, diketahui bahwa alasan yang membuat mayoritas perusahaan enggan untuk menerima lulusan baru adalah karakternya yang belum matang dan sulit beradaptasi di lingkungan baru.

“Saya mengajak para rektor untuk memfasilitasi mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja, mahasiswa tidak hanya belajar kepada dosen tapi juga belajar kepada pelaku industri, praktisi, wirausahawan, dan pelaku lapangan lainnya. Tentunya agar mahasiswa bisa menangkap perubahan dunia yang dinamis yang dipicu oleh disrupsi,” ungkap Presiden Jokowi dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020 secara daring, Sabtu (4/7/2020).

Presiden Jokowi pun meminta agar perguruan tinggi lebih aktif untuk mengajak pelaku usaha dapat mengayomi para mahasiswa. Hal itu disebutnya juga membawa keuntungan kepada dunia industri lantaran terdapat efisiensi biaya perekrutan tenaga kerja.

“Sudah banyak perubahan di lapangan, banyak karakter kerja yang tidak bisa ditangkap hanya dengan membaca tetapi harus melalui pengalaman. Itulah pentingnya memerdekakan mahasiswa agar bisa belajar pada siapa saja,” beber Presiden Jokowi.

Bahkan, jika perlu, universitas membuka fakultas, departemen, untuk pengembangan sumber daya manusia serta program studi. Hal tersebut juga bertujuan untuk mencetak generasi muda yang unggul.

“Buka fakultas atau departemen atau program studi di kawasan industri itu yang karakter keilmuannya dekat dengan industri di kawasan tersebut, bukan hanya memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa, tapi juga bisa untuk research and development di dunia industri dan pengembangan ilmu murni,” pungkas Presiden Jokowi.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.