Federasi Serikat Guru Minta Mendikbud Bersuara soal Pembukaan Sekolah

0

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menagih janji Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait keputusan pembukaan sekolah  di tengah pandemic virus corona atau Covid-19.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Muhammad Hamid sebelumnya mengatakan syarat pembukaan sekolah kemungkinan diumumkan Mendikbud Nadiem Makarim pekan ini.

“Apakah sekolah akan dibuka di zona hijau dengan protokol kesehatan? Atau perpanjangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai Desember? Atau bagaimana?” ujar Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Satriwan Salim melalui keterangan pers dikutip Jumat (5/6/2020).

Satriwan mengatakan pihaknya menunggu keputusan Mendikbud terkait ini. Pasalnya beberapa daerah sudah menyatakan sikap soal jalannya pendidikan di tengah pandemi.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil, sebelumnya menyatakan belum ada rencana pembukaan sekolah pada tahun ini. Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bakal tetap berlangsung sampai tahun ajaran baru.
Sedangkan Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, sempat menyatakan rencana bakal membuka sekolah pertengahan Juli dengan sejumlah ketentuan. “Ini terkesan jalan masing-masing. Daerah tak bisa seperti itu. Kemdikbud juga jangan diam saja, seolah lepas tangan. Memberikan kebebasan kepada daerah dan sekolah,” kata Satriwan.

Ia menilai pembukaan sekolah tanpa koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan koordinasi pusat bisa membahayakan warga sekolah.
Terlebih jika pembukaan sekolah, lanjutnya, tidak dibarengi dengan dukungan infrastruktur seperti masker, hand sanitizer, wastafel sampai alat pelindung diri.
Jika tidak ada koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, Satriwan mempertanyakan sumber anggaran untuk mendukung infrastruktur sekolah.
“Kami para guru, orang tua, siswa cemas. Belum ada keputusan yang jelas dari Kemdikbud, apakah perpanjangan PJJ atau membuka sekolah dengan protokol kesehatan di zona hijau?” ungkapnya.

FSGI sendiri menilai perpanjangan PJJ sebaiknya jadi pilihan pemerintah demi keselamatan warga sekolah. Namun keputusan ini harus dibarengi dukungan infrastruktur dan pelatihan guru untuk PJJ.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.