Kalangan Pendidikan Berharap Tak Ada Kluster Baru

0

Kebijakan untuk tidak melakukan pembelajaran secara tatap muka, diakui kalangan dunia pendidikan sangat tepat ini. Gunanya adalah untuk memastikan tidak ada pandemi dari cluster dunia pendidikan.

Pemerhati pendidikan, Prof Dr H Sukowiyono, mengakui bahwa kebijakan tidak melakukan pembelajaran tatap muka bagi Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah merupakan langkah yang tepat. Sebab, jika dipaksakan bisa jadi akan menimbulkan masalah, karena pada kenyataannya di luar negeri yang sudah memperbolehkan pendidikan beroperasi akhirnya harus ditutup lagi. Padahal, tingkat kesiapan mereka dalam menghadapi pandemi Covid 19, lebih baik. Yang terpapar dari cluster pendidikan jumlahnya cukup banyak.

“Kita harus bisa berfikir realistis bahwa Covid 19 ini belum berakhir, makanya tidak mamaksa siswa bersekolah dengan tatap muka itu merupakan langkah yang tepat,” tutur Rektor Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang itu, Kamis (4/6/2020).

Hanya saja, kata Prof Sukowiyono, dunia pendidikan tidak boleh berhenti. Pembelajaran bagi para siswa harus tetap berjalan. ”Jangan sampai terhenti, karena anak – anak ini, merupakan generasi muda penerus bangsa. Bagaimanapun bentuknya, pendidikan harus tetap berjalan. Karena hanya dengan generasi yang unggul, masa depan Indonesia bisa lebih cemerlang,” ujarnya.

Kini dunia pendidikan memiliki kewajiban, melengkapi media pembelajaran yang terkait daring. Tentunya tidak hanya para guru dan dosen saja, tapi semua pihak yang terkait dengan pendidikan. “Semua yang terlibat pada dunia pendidikan, harus terus mengaktualisasikan diri, agar proses pembelajaran daring, semakin baik dan makin mengena sesuai dengan harapan,” tambahnya.

Terkait dengan pemberlakukan New Normal, kata Prof Sukowiyono, akan berhasil dengan baik apabila ada keinginan yang kuat dari masyaralat untuk berdisiplin, dan ketegasan aparat. ”Apabila masyarakat tak disiplin melaksanakan Protokol Convid 19 dan aparat tidak tegas menegakkan aturan, akan sangat berbahaya, bahkan dampaknya penerapan New Normal akan memunculkan Cluster baru Covid 19,” sambungnya.

Makanya, tegas Prof Sukowiyono, sebelum memasuki era New Normal, terlebih dahulu, masyarakat harus belajar disiplin dalam melaksanakan kegiatan sehari – hari. ”New Normal ini bukan normal sebenarnya. Tetapi aktifitas sudah boleh dilakukan. Namun masyarakat harus tetap berpegang pada protokol Convid 19,” pungkasnya.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.