Puisi BAMBANG SUTRISNO

0

Kini Bambang tinggal di Yogyakarta. Satu kota dengan Prapta Dihardja. Mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 1979 ini begitu tekun mendalami agama Islam.

 

 

Mengejar Angan

 

Saat  itu seseorang mengajarkan jalan pada anaknya.

Cepatlah bias  berjalan nak dan kejarlah cita-citamu.

Kelak besar jadilah orang yang bias menguasai dunia, melangkahi daratan, mengarungi lautan, dan membelah angkasa.

Kejarlah anganmu yang kauimpikan,

Maka kamu akan dapatkan kebahagiaan.

 

Kini engkau telah dapat berjalan dan tumbuh besar.

Kau langkahkan kakimu menuju

gedung-gedung megah  tempat pe didikan.

Kaucari segala ilmu.

Kau kejar jabatan dan kautiti jabatanitu.

Kau bangun wisma dan singgasana.

Kau kumpulkan harta dan kautumpuk-tumpuk.

 

Kauhiasi dengan dengan kukilakatak pemberi suara rasa

dan turangga besi yang meraung-raung dan melejit cepat.

Kau semarakkan dengan wanita sebagai istri beserta anakmu.

 

Sampai kini masih kuat melangkah.

 

Kau cari segala ilmu sampai kepalamu botak.

Kau titi jabatan itu sampai puncaknya.

Kautinggikan wismamu sampai menyentuh langit

dan singgasanamu menembus atap.

Kautumpuk harta benda dimana-mana.

Kausimpan wanita,tapi bukan kaujadikan istri yang hakekat.

Wanita yang menerima harta bebda,dan hawa nafsu secara berkala.

Kau pelihara bersama mahkluk buas sampai melata, turangga besi

 

kaku yang meraung-raung dan melejut cepat serta katak pemberi suara

rasa sebagai pelengkap prestasimu.

Tapi kini setelah kau kejar semua anganmu.

Kau turuti semua sensasianganmu,kaulelahkarenanya.

Kau tak lagi bergairah melangkahkan kakimu,sampai kautak ingin

melakukan semua.

Tetapi kau lupa mengejar yang nyata yang hakiki yang bukan sensasi,

yaitu kehidupan akhirat yang abadi

 

Bantul,24-03-2020.

Selasa,wage02.17WIB

BambangSutrisnoMalehIbrahim

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.