Jurnal Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Raih SINTA

0

Jurnal Komunikator Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi IK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), untuk pertama kalinya mendapatkan akreditasi versi Science and Technology Index (SINTA) dari Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Hal itu sesuai dengan keluarnya hasil Akreditasi Berkala Ilmiah Periode I Tahun 2018 dan telah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 21/E/KPT/2018 yang ditetapkan pada 9 Juli 2018.

Filosa Gita Sukmono, selaku pengelola Jurnal Komunikator UMY menyampaikan bahwa dari kurang lebih 200 prodi komunikasi di perguruan tinggi tidak sampai lima persen jurnal komunikasi yang terakreditasi SINTA.

Alhamdulillah saat ini jurnal Komunikator Prodi Komunikasi UMY sudah terakreditasi SINTA peringkat empat dari keseluruhan enam peringkat,” kata Filosa, akhir pekan lalu.

Dikti sendiri telah memiliki enam peringkat akreditasi jurnal, mulai dari SINTA 1 sampai dengan SINTA 6. Pada peringkat SINTA 1 merupakan jurnal yang sudah terindeks scopus, kemudian SINTA 2 sampai 6 adalah jurnal yang terus meningkatkan kualitasnya.

Filosa menambahkan, salah satu keunggulan jurnal komunikator yaitu sudah menggunakan  Open Journal System (OJS) yakni jurnal yang berbasis online. Indikator penilaian jurnal sendiri yakni dari pengelolaan, sistem yang baik, tepat waktu dalam merilis publikasi. Selain itu pada setiap pengelolaan jurnal juga rutin dipantau oleh Dikti.

“Terakreditasinya jurnal Komunikator ini sendiri dapat terwujud berkat dukungan dari berbagai pihak baik dari UMY, Relawan Jurnal Indonesia dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM),” ujarnya.

Fajar Junaedi, selaku bagian Publikasi Pengurus Pusat ASPIKOM mengungkapkan suatu kebanggaan bagi Prodi Komunikasi atas pencapaiannya meraih jurnal terakreditasi SINTA. Saat ini perguruan tinggi yang memiliki jurnal terakreditasi yakni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan itu pun masih jurnal cetak, sedangkan UMY sudah berbasis elektronik.

“Untuk itu saya berharap dengan terakreditasinya jurnal ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas prodi serta memicu semangat para dosen untuk terus rutin membuat publikasi jurnal,” kata Fajar yang juga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UMY tersebut.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.