Belajar Lewat Beasiswa

elajar di luar negeri identik dengan biaya yang tinggi. Beasiswa bisa menjadi pilihan.

0

 

Porosmasyarakat. Kalimat bijak, ‘Tuntutlah ilmu hingga ke Negeri Cina’ memiliki makna yang dalam. Bahwa untuk menjadi pandai dan menjadi orang yang berilmu, carilah ilmu kemana pun, bahkan hingga ke luar negeri. Fenomena menimba ilmu di luar negeri sudah lama terjadi, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Namun kini, pilihan belajar di luar negeri, bukan hanya pilihan lembaga pendidikan dan Negara tujuan, tetapi juga biaya yang harus dikeluarkan.

http://fajar.co.id// Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Guérend (2 kanan) memberikan cendera mata kepada Direktur Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI, Dewi Gustina Tobing (3 kiri) dalam acara pemberian Beasiswa Erasmus Plus kepada 225 mahasiswa dan dosen Indonesia yang akan menempuh pendidikan studi tingkat S-1, S-2, S-3 dan pasca-doktoral di Eropa

Taiwan bisa menjadi pilihan yang tepat, seperti yang disampaikan Rudi Kianto, Ketua ICATI (Ikatan Citra Alumni Taiwan Se-Indonesia) bahwa dari tahun ke tahun jumlah pelajar yang melanjutkan pendidikan ke Negara tersebut terus meningkat. Saat ini tercatat lebih dari 5 ribu pelajar tengah menuntut ilmu di sana.

 

Untuk itulah, ICATI yang menjadi wadah alumni terus memperkenalkan budaya belajar di tempat itu lewat pameran. Ketua Panitia Pelaksana Taiwan Higher Education Fair 2017, Djohn Li mengatakan   Sebanyak 50 Universitas asal Taiwan akan menggelar Pameran Pendidikan Taiwan Higher Education Fair 2017 yang akan diberlangsung di Hotel Pullman Central Park Jakarta, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Menurut Djohn Li pendidikan di Taiwan banyak diakui oleh banyak negara dan kualitas pendidikannya yang terbaik di Asia. Terlebih di era globalisasi seperti ini bahasa mandarin menjadi salah satu bahasa universal.  “Taiwan menjadi alternatif perguruan tinggi bagi para pelajar. Disamping bisa belajar program studi yang diambil, para pelajar juga bisa mengenal dan mendalami budaya dan bahasa mandarin,” ungkapnya.

Dari ajang pameran itu, juga diinformasikan program beasiswa yang akan diberikan bagi pelajar Indonesia yang berminat belajar di Taiwan. “Bahkan, beasiswa juga diberikan untuk dosen. Beasiswa juga difokuskan pada pendidikan ketrampilan atau politeknik, sehingga siapa pun yang belajar akan menjadi tenaga siap pakai,” ujar Rudi Kianto.

Beasiswa juga diberikan oleh Erasmus Plus kepada 225 mahasiswa dan dosen Indonesia. Para penerima beasiswa Erasmus+ ini akan menempuh studi tingkat S-1, S-2, S-3 dan pasca-doktoral di Eropa, baik untuk program gelar maupun non-gelar/ pertukaran, mulai tahun akademik 2017. Sebagian dari penerima beasiswa Erasmus+ akan menempuh pendidikan di dua perguruan tinggi (atau lebih) yang terletak di negara Eropa yang berbeda.

Sejak tahun 2004, sudah lebih dari 1.400 mahasiswa Indonesia yang memperoleh manfaat dari program beasiswa ini. Setiap tahunnya Uni Eropa dan Negara-Negara Anggota Uni Eropa memberikan sekitar 1.600 beasiswa kepada mahasiswa Indonesia melalui berbagai program beasiswa untuk belajar di Eropa. Selain Beasiswa Erasmus+, Uni Eropa – bekerja sama dengan ASEAN – juga memberikan 500 beasiswa bagi mahasiswa ASEAN melalui program EU Support to Higher Education in ASEAN Region (SHARE).

“Beasiswa Eropa ini memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk menambah wawasan tentang kebudayaan, bahasa serta sistem akademik yang ada di Eropa, serta bertemu dengan berbagai orang di perguruan-perguruan terbaik di Eropa. Selain meningkatkan ilmu, beasiswa ini juga bertujuan untuk memperkaya pengalaman hidup para generasi muda dan membantu meningkatkan saling pengertian dan keterbukaan antar manusia dan budaya.Kami berharap beasiswa ini dapat mendukung mereka untuk meningkatkan keahlian di bidang masing-masing dan sekembalinya ke Indonesia mereka akan membawa ketrampilan dan pengetahuan yang bermanfaat untuk negara dan diri mereka sendiri, serta kenangan indah tentang Eropa,” kata Vincent Guérend, Duta BesarUni Eropa.

 

JIR

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.